} .leaderboard{ padding-top: 20px; margin-bottom: -10px; }

Presentasi Strategi Bisnis DEA Platform GameFi, Strategi Bisnis Diumumkan di tengah Ekspansi Pasar Web 3.0

Presentasi Strategi Bisnis DEA Platform GameFi, Strategi Bisnis Diumumkan di tengah Ekspansi Pasar Web 3.0

Perusahaan platform GameFi global yang berbasis di Singapura, Digital Entertainment Asset Pte. Ltd. Atau biasa Disebut DEA, Telah mengadakan “Presentasi Strategi Bisnis” pada hari Rabu, 27 April bulan lalu, dan mengumumkan ekspansi skala penuh di pasar Jepang.

DEA didirikan di Singapura pada Agustus 2018 dengan misi “menghadirkan hiburan web3 kepada dunia yang belum pernah dialami siapa pun sebelumnya.” Perusahaan ini mengoperasikan Platform Game NFT “PlayMining” terkemuka di dunia di bidang “GameFi”, dimana game dan fintech digabungkan secara bersamaan. Dalam persiapan peluncuran penuh bisnisnya di Jepang, DEA mengadakan presentasi strategi bisnis pertamanya kepada media Jepang.

Ada tiga pilar yang disampaikan dalam presentasi strategi bisnis pengembangan di Jepang:

  1. Penerbitan aset kripto DEAPcoin yang dikenal sebagai DEP
  2. Pengoperasian NFT Marketplace dan penjualan NFT
  3. Game NFT

Penonton mengetahui perkembangan terbaru dalam Play to Earn melalui video klip game “JobTribes” dan pesan video dari pengguna sistem beasiswa, yang menarik perhatian sebagai sarana baru penciptaan lapangan kerja.

Sebagai tamu istimewa, Mr. Takashi Yamashita, anggota House of Representatives dan Mr. Satoshi Takemura, Ketua Dewan Direksi NPO, Kousotu Shien Kai (organisasi yang mendukung remaja yang belum tamat SMA) tampak menyampaikan dukungan mereka untuk perusahaan ini.

Pada awal acara dibuka pidato dari Founder & CEO DEA yaitu Naohito Yoshida, yang menjelaskan tentang latar belakang berdirinya DEA dan visi bisnis-nya untuk menyediakan hiburan inovatif dengan memanfaatkan Web 3.0. Menyusul setlah itu ada Mr. Takashi Yamashita naik ke panggung untuk berbicara tentang strategi pertumbuhan Jepang dan bagaimana Web 3.0 menjadi kunci kapitalisme baru, serta harapannya untuk perusahaan Jepang termasuk DEA.

Ada 3 bagian acara dalam presentasi Strategi Bisnis ini, yang pertama Pengenalan Perusahaan dan Bisnis DEA yang di jelaskan oleh Mr. Kozo Yamada selaku (Founder & Co-CEO) and Shinya Kiryu (COO).

Lalu di bagian kedua Hiroshi Tsuruoka (General Manager of PlayMining Division/ Head of Business Strategy) Menjelaskan tiga bisnis inti “PlayMining” dan strategi ekspansi bisnisnya di masa depan. Tsuruoka menjelaskan bahwa perusahaan memiliki tiga bisnis utama: Crypto Assets, NFT Marketplace, dan game NFT. “PlayMining” adalah platform yang menyatukan ketiga segmen ini.

Terakhir di bagian ketiga tentang Tren Terbaru dan Contoh Play to Earn yang dijelaskan oleh Mr. Mitsushi Ono selaku (Kepala Promosi Ekosistem), Motoko Terada (Direktur Pemasaran Internasional), dan Miho Nishimura (Dukungan Pelanggan, Promosi Ekosistem).

Mr. Ono mendemonstrasikan situasi aktual dalam menghasilkan aset kripto melalui game, menggunakan game NFT pertama dari PlayMining yaitu “JobTribes” sebagai contoh. Selanjutnya Terada menjelaskan sistem Scholarship (pinjam meminjam NFT) bagi mereka yang tidak memiliki NFT dan menunjukkan pengguna sebenarnya dari sistem tersebut. Nishimura menunjukkan contoh lain tentang bagaimana sistem beasiswa berkontribusi pada kegiatan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan, kolaborasi DEA dengan NPO Kousotsu Shien Kai.

Tidak hanya disitu saja, dalam acara ini juga di hadiri Mr. Satoshi Tsutomura, Ketua Dewan Direksi NPO, “Kosotsu Shien Kai” Sebagai Pidato tamu. Mr. Takemura berbicara tentang betapa sulitnya bagi anak-anak yang tidak memiliki gelar dari sekolah menengah untuk mencari pekerjaan dan bahwa pengalaman menghasilkan uang sendiri dengan memainkan permainan favorit mereka akan menjadi pengalaman sukses yang berharga bagi mereka.

Sumber: Digital Entertainment Asset Pte. Ltd.